JEMBER — SMKN 7 Jember terus berkomitmen menciptakan ekosistem pendidikan yang berwawasan lingkungan. Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Workshop Perilaku Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah dan Penyusunan Rencana Pembelajaran Mendalam Integrasi Lingkungan Hidup. Kegiatan yang berlangsung penuh antusiasme ini melibatkan seluruh elemen civitas akademika sekolah secara inklusif.

Peserta kegiatan terdiri dari seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) SMKN 7 Jember, para siswa kader Adiwiyata, hingga perwakilan pengurus berbagai organisasi kesiswaan dan ekstrakurikuler. Elemen siswa yang hadir meliputi pengurus OSIS, Sispala, Pramuka, Paskibra, Rohis, PMR, serta perwakilan klub olahraga seperti Voli, Futsal, dan Badminton.

Acara dibuka dengan pemaparan dari Ketua Program Adiwiyata SMKN 7 Jember yang membagikan strategi serta evaluasi pelaksanaan gerakan Adiwiyata di lingkungan sekolah. Sesi sharing ini menjadi wadah edukatif untuk memberikan gambaran utuh mengenai pentingnya konsistensi dalam menjaga kebersihan, pengelolaan sampah, penanaman pohon, hingga efisiensi energi di area sekolah.

Pemaparan tersebut memberikan penyegaran serta dorongan motivasi bagi seluruh peserta agar gerakan peduli lingkungan hidup tidak sekadar menjadi jargon, melainkan bagian dari karakter sehari-hari warga sekolah.

Atmosfer workshop semakin interaktif saat sesi presentasi perwakilan siswa tiba. Masing-masing pengurus ekstrakurikuler bersama kader Adiwiyata memaparkan rencana aksi nyata yang telah mereka rancang. Sispala dan Pramuka merumuskan aksi penghijauan dan konservasi area hijau sekolah. OSIS, Paskibra, dan PMR merancang program kebersihan lingkungan harian dan kampanye pemilahan sampah di area kantin maupun ruang kelas. Rohis mengintegrasikan nilai kepedulian lingkungan melalui literasi keagamaan dan aksi kebersihan musala. Klub Olahraga (Voli, Futsal, Badminton) berkomitmen menjaga kebersihan fasilitas olahraga dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai selama latihan.

Di sisi lain, para Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) berfokus pada agenda strategis berupa penyusunan Rencana Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) yang terintegrasi dengan isu-isu lingkungan hidup. Melalui perangkat pembelajaran ini, materi pelestarian lingkungan akan disisipkan secara sistematis ke dalam berbagai mata pelajaran, baik normatif, adaptif, maupun produktif/kejuruan.

Langkah integrasi ini memastikan bahwa pemahaman lingkungan tidak hanya berhenti di level kegiatan luar kelas, tetapi juga ditanamkan secara substantif melalui analisis, diskusi, dan proyek kontekstual di dalam kelas.

Melalui kolaborasi erat antara GTK dan seluruh perwakilan siswa, SMKN 7 Jember optimistis dapat memperkuat predikatnya sebagai sekolah berbudaya lingkungan serta mencetak generasi muda yang berkarakter, berdaya saing, dan peduli terhadap kelestarian bumi.