Suasana khidmat menyelimuti lapangan upacara SMK Negeri 7 Jember pada hari Senin.Seluruh siswa, guru, dan staf mengikuti upacara bendera mingguan dengan kehadiran istimewa dari Kapolsek Kecamatan Sumberbaru.

Kehadiran Kapolsek kali ini memiliki misi penting, yaitu menyampaikan edukasi mengenai bahaya penyebaran berita bohong (hoaks), antisipasi aksi kekerasan/anarkis, serta pentingnya peran pelajar dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Dalam amanatnya, [Kapolsek] menekankan bahwa pelajar SMKN 7 Jember adalah generasi muda yang harus cerdas dan kritis, terutama dalam menggunakan media sosial. “Saya berpesan, jangan pernah mudah percaya dan menyebarkan berita yang belum jelas kebenarannya. Media sosial adalah alat, kalianlah yang menentukan apakah alat itu digunakan untuk berkarya atau justru menyebar provokasi dan kebencian,” tegas beliau.

Kapolsek secara khusus mengingatkan siswa-siswi untuk menjauhi segala bentuk tindakan anarkis yang dapat merugikan diri sendiri dan nama baik sekolah. Beliau juga mengajak para siswa untuk fokus pada prestasi dan mempersiapkan diri menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Membangun Indonesia di masa depan adalah tugas kalian. Wujudkan cita-cita kalian dengan belajar sungguh-sungguh, taat hukum, serta menjaga persatuan dan toleransi, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat. Jauhi narkoba dan judi online, karena itu akan merusak masa depan kalian,” tutupnya.

Kepala SMKN 7 Jember,menyambut baik inisiatif dan kolaborasi dengan Polsek Sumberbaru. “Kegiatan ini adalah wujud nyata sinergi antara sekolah dan aparat penegak hukum dalam membentuk karakter siswa. Kami berharap, pesan-pesan dari Bapak Kapolsek dapat menjadi bekal berharga bagi siswa-siswi kami untuk menjadi warga negara yang bertanggung jawab,” ujarnya.