



Jember, 8 Juli 2025 – Hari Pertama IHT yang dilaksanakan pada tanggal 8-11 Juli 2025 SMK Negeri 7 Jember hari ini memulai kegiatan implementasi pembelajaran mendalam dalam Kurikulum Merdeka dengan fokus pada pemahaman strategi dan penyusunan modul ajar. Acara yang berlangsung di aula sekolah ini dibuka secara resmi oleh Bapak Sugeng Trianto, S.Sos., M.M., dan dihadiri oleh seluruh guru SMK Negeri 7 Jember yang siap berinovasi dalam proses belajar mengajar.
Pada sesi pembukaan, Bapak Sugeng Trianto, S.Sos., M.M. menekankan pentingnya adaptasi terhadap perubahan kurikulum untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing. “Pembelajaran mendalam dalam Kurikulum Merdeka ini menjadi kunci untuk mencetak generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri,” ujarnya.
Materi pertama yang disajikan adalah “Kebijakan Baru Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah” yang disampaikan oleh Bapak Pengawas, Alfan Bainofi, S.Pd. Dalam paparannya, Bapak Alfan merinci arah kebijakan pendidikan terbaru yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan memastikan relevansi pendidikan kejuruan dengan dunia kerja. Para guru diajak untuk memahami esensi kebijakan ini agar dapat mengimplementasikannya secara efektif di kelas.
Kegiatan dilanjutkan dengan desiminasi hasil diklat yang dibawakan oleh beberapa narasumber internal SMK Negeri 7 Jember, yang telah mengikuti berbagai pelatihan relevan. Mereka berbagi ilmu dan pengalaman dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.
Rifan Angga Setiawan, S.Tr.T. memaparkan materi “Teaching Factory”, sebuah konsep pembelajaran berbasis produksi atau jasa yang mensimulasikan kondisi industri nyata di sekolah.
Dyah Apriyanti Herlinasari, S.Pd. membawakan materi “Pembelajaran IPAS SMK: Integrasi Pedagogik dan Teknologi Digital”, yang menyoroti bagaimana mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) dapat diajarkan secara interaktif dengan memanfaatkan teknologi.
Heni Noviya Isma Wati, S.Kom. berbagi wawasan mengenai “Layanan Data Center”, sebuah topik krusial di era digital yang relevan bagi pengembangan kompetensi siswa di bidang teknologi informasi.
Rosiana Dwi Yunita, S.Pd., M.MT. menghadirkan materi “Multimedia Pembelajaran Interaktif”, yang memberikan panduan dalam menciptakan media pembelajaran yang menarik dan efektif.
Terakhir, Supatmo Efendy, S.Pd. membawakan materi “Vocational English Dictionary”, yang berfokus pada pengembangan kamus Bahasa Inggris kejuruan untuk mendukung komunikasi global siswa.
Kegiatan ini diharapkan dapat membekali para guru SMK Negeri 7 Jember dengan pemahaman mendalam tentang strategi pembelajaran inovatif dan kemampuan dalam menyusun modul ajar yang sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Dengan demikian, kualitas pendidikan di SMK Negeri 7 Jember akan semakin meningkat dan mampu mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan masa depan.